sum tayangan laman

Thursday, March 17, 2011

Reshuffle KIB Jilid Dua



               Isu reshuffle yang belakangan ini santer dibicarakan, membuat SBY mengambil keputusan. Seperti diberitakan, setgab yang dibuat oleh Demokrat untuk menyatukan suara-suara dari partai-partai koalisi kini sedang mengalami ketidakharmonisan. Hal ini terjadi karena ada perbedaan sikap dan pendapat antara dua kubu dalam menyikapi masalah hak angket mafia pajak. Kubu pertama, PKS dan Golkar setuju dengan diberlakukannya hak angket mafia pajak. Dan di kubu kedua, PD, PPP, PAN, dan PKB tidak setuju dengan hak angket mafia pajak. Dan puncaknya, setelah dilakukan voting oleh DPR beberapa waktu lalu, kubu kedua menang dengan selisih dua suara, maka hak angket mafia pajak resmi tidak diberlakukan.
             Masalah perbedaan pendapat di setgab tersebut lantas membuat pihak Demokrat dalam hal ini SBY, menimbang untuk melakukan reshuffle atau perombakan menteri-menteri di Kabinet Indonesia Bersatu jilid dua. PKS dan Golkar sebagai pihak yang tidak sependapat saat ini bagai telur di ujung tanduk, ada kabar berhembus kedua partai tersebut akan didepak dari setgab. Dan sebagai gantinya, PDIP dan Gerindra yang selama ini menjadi partai oposisi pemerintah KIB jilid dua diisukan bergabung masuk setgab.
Dari semua ini, begitu terlihat politik dagang sapi (transaksional) dalam pemerintahan Indonesia. Tidak ada teman dan musuh yang abadi, yang abadi hanya kesatuan pendapat untuk suatu kepentingan tertentu.

No comments:

Post a Comment