sum tayangan laman

Wednesday, March 16, 2011

Nurdin Ngotot Jadi Ketum

Bumi Indonesia tengah gonjang-ganjing oleh permasalahan yang sedang melanda otoritas tertinggi sepak bola di negeri ini, PSSI. Konon, nama yang sekarang ini lagi booming, yang kini menjadi bahan pembicaraan di masyarakat, nama yang kini sedang ramai-ramainya ditulis di media-media cetak, yakni Nurdin Halid, dikabarkan ngotot untuk menduduki lagi kursi ketua umum PSSI untuk masa jabat 2011-2016. Ia maju lagi untuk mendapatkan jabatan ketum. Padahal, ia sudah menjabat lebih dari dua periode untuk posisi sebagai ketua umum PSSI itu. Entah apa yang ada dalam kepalanya, apa yang sedang ia pikirkan, kok begitu ngotot mau menjadi ketum lagi..
Banyak rakyat yang tidak setuju dengan keputusan Nurdin untuk duduk lagi di kursi ketum PSSI. Nama George T. dan Arifin Panigoro pun mencuat ke permukaan setelah beberapa anggota PSSI di daerah-daerah mencalonkan mereka berdua sebagai ketum PSSI baru yang digadang-gadang menggantikan Nurdin yang cukup lama menjadi ketum PSSI. George dan Arifin pun menjadi harapan sebagian besar rakyat Indonesia agar mampu melakukan perombakan dan perubahan di dalam tubuh PSSI sehingga berdampak positif pada persepakbolaan Indonesia.
Namun, tidak semudah yang dibayangkan untuk mencalonkan kedua tokoh tersebut. Ada kesan menghalang-halangi dari PSSI untuk meloloskan keduanya sebagai bakal calon ketum PSSI. Berbagai macam alasan dibeberkan oleh tim verifikasi PSSI (anggota lama, sudah lama kerja sama Nurdin), bahwa kedua calon teesebut tidak memenuhi syarat untuk menjadi ketum PSSI. Sontak, protes dari rakyat pun membludak. Kritikan dari berbagai kalangan yang merasa dirugikan pun tak bisa dihindari oleh PSSI. Demonstrasi terjadi dimana-mana di berbagai wilayah di Indonesia. Rakyat menuding PSSI di bawah kuasa Nurdin telah gagal menjadikan Indonesia lebih baik, terutama di tingkat internasional. Rakyat juga menuding telah terjadi praktek kotor korupsi yang dilakukan oleh oknum2 yang tidak bertanggung jawab PSSI di bawah kepemimpinan Nurdin. Demonstran saat berdemo pun membawa poster yang bertuliskan:”KORUPSSI”.
Pemerintah akhirnya juga turun tangan guna menyelesaikan permasalahan yang bagai bola salju ini, semakin lama semakin besar. Menpora pun mengirimkan surat kepada FIFA di Swiss yang isinya menjelaskan tentang kondisi saat ini yang sedang terjadi di Indonesia mengenai PSSI.
Sementara itu, saat Nurdin bertemu komisi X DPR untuk membicarakan duduk permasalahan, ia diminta agar tidak lagi maju untuk menjadi ketum PSSI oleh DPR. Namun, Nurdin dengan nada memelas dan mata berkaca-kaca mengaku bahwa jiwa dan keluarganya saat ini sedang terancam, ia mengatakan bahwa ada menteri dan pejabat yang mengancamnya lewat pesan singkat (SMS) untuk membunuhnya dan menculik keluarganya.
Kita berharap agar permasalahan yang sedang melanda PSSI saat ini dapat segera usai dan berakhir happy ending nantinya..semoga.

No comments:

Post a Comment