Swiss,9 Maret 2011-Djoko Susilo, selaku dubes RI untuk Swiss telah bertemu dengan Presiden FIFA, Sepp Blatter, kemarin, di kantor FIFA. Agenda yang direncanakan sebelumnya oleh pemerintah Indonesia untuk membicarakan polemik yang sedang terjadi di tubuh PSSI dengan Sepp Blatter akhirnya terlaksana. Pada pertemuan Djoko dengan Sepp, Djoko mengatakan bahwa FIFA tidak memperbolehkan lagi bagi Nurdin Halid untuk maju sebagai ketua umum PSSI. Hal itu dikatakan oleh Sepp sendiri di kantornya di Geneva , Swiss, waktu setempat. Karena, menurut statuta FIFA, tidak boleh seseorang yang pernah terlibat dalam masalah hukum/cacat hukum untuk menjadi ketua umum PSSI. Emang dagelan????
FIFA juga menolak nama-nama calon yang belakangan ini ramai dibicarakan sebagai ketua umum PSSI untuk menggantikan Nurdin Halid. Nama-nama itu adalah incumbent Nirwan Bakrie, George Toisutta, dan Arifin Panigoro. Belum jelas apa alasan dari FIFA tidak mengesahkan nama-nama itu untuk dapat maju sebagai ketua umum PSSI. Djoko mengatakan kongres PSSI yang akan dilakukan harus sesuai dengan statuta FIFA yang berlaku. Bukan dengan statuta yang sengaja dipelintirkan oleh oknum-oknum PSSI guna kepentingan-kepentingan pihak tertentu. Emangnya OVJ???
Di lain pihak, KPPN (Komite Penyelamat Persebakbolaan Nasional) yang digawangi oleh Domipolii, mengaku telah mendapat 87 suara dari pengcab2 PSSI yang tersebar di seluruh Indonesia. Dan itu artinya, KPPN dapat melakukan kongres luar biasa karena telah memiliki lebih dari 2/3 suara dari anggota PSSI. Ia juga mengatakan sudah mengatur jadwal kongres yang akan diselenggarakan pada April dan Maret nanti. Kongres pertama dijadwalkan akan diselenggarakan di Surabaya pada tanggal 26 Maret 2011.
Entah apa yang akan terjadi esok...kita berharap PSSI pokoknya tambah sip, tambah mboiz, tidak ada kata2 korupssi lagi di tubuh PSSI nanti setelah pemilihan Ketum yang baru..
No comments:
Post a Comment